Cartoon Conservative. Dalam gemerlapnya dunia perlombaan kartun, terdapat suatu keajaiban yang sering dijumpai para juri. Mereka (para juri) sepakat menjuluki keajaiban tersebut dengan istilah "Similarity", bahkan dibuat dalam majalah tersendiri bertajuk "Similarities". Berikut ini, adalah wawancara kepada salah satu dewan juri kartun, dalam menanggapi masalah Similarity.
Tampilkan postingan dengan label KARTUN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KARTUN. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Desember 2013
Sabtu, 08 Juni 2013
Kartun dan Jaringan Otak
Cartoon Conservative. Kartun ? pertama kali mendengar istilah itu, sebagian besar lalu menghubung-hubungkan istilah tersebut dengan sesuatu abstrak yang berjuluk Humor.
Baru-baru ini ada diskusi membahas kartun, muncul rasa penasaran, bagaimana sebenarnya proses pencernaan terhadap gambar kartun itu berlangsung, yang tentu saja terjadi di otak.
Kamis, 23 Mei 2013
Kartun dan Workshop
Cartoon Conservative. Kartun, sejarah dan prospeknya, pada medio 2012, menjadi tema yang perlu disampaikan pada Program Pengembangan Karir di prodi DesKomVis Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang.
berikut ini beberapa barang bukti yang berhasil dihimpun panitia.
Untuk workshop tersebut, saya mempersiapkan beberapa slide mengenai sejarah kartun dan prospeknya.
Berikut ini beberapa slide show yang ditampilkan :
Sempat terjadi ketegangan diantara para arkeolog saat ditemukannya patung ini, mereka saling ingin main klaim atas penemuan penting ini. Walaupun begitu, mereka sepakat atas penamaan benda ini, karena ditemukan di desa Willendorf, semacam perbukitan di wilayah Austria. Patung ini lalu di beri nama "Venus of Willendorf" atau "Venus dari Willendorf".
Patung model begini, ternyata tak hanya satu buah, karena di beberapa daerah di Eropa, terdapat varian patung seperti Venus ini.
Honore Daumier. beliau ini sebenarnya pelukis, namun goresan distorsi pada raut-raut obyek di kanvasnya mampu menyiratkan kedalaman emosi. Kelak hal ini lah yang diyakini generasi berikutnya, bahwa dalam dunia seni rupa, terutama adalah bagaimana menghadirkan "ruh" pada lukisan, "ruh cahaya" pada para impresionis, "ruh emosi" pada ekspresionis, dan yang ini barangkali "ruh kartun" yang hendak dihembuskan.

Indonesia, negara paling makmur abad 17, membuat bangsa Eropa tergiur menikmatinya. Belanda, negara kerajaan paling konsisten dalam usaha bisnis dagangnya di wilayah nusantara. Disamping menularkan ilmu dagang, cara menembak, cara membangun benteng, juga bertukar budaya, salah satunya media komunikasi ala cetak mencetak.
Pada abad 18, ketika mesin cetak mulai ramai, beberapa pemikir Belanda mulai mengkritisi sikap bangsanya sendiri tentang apa yang sebenarnya telah mereka lakukan terhadap bangsa nusantara ini. Lahirlah esai-esai kritik, dibuat menjadi semacam koran mini. Di koran mini tersebut disisipi lembaran suplemen berisi ilustrasi bernada kritik. Hal ini kelak lazim dinamakan kartun editorial, kartun yang mengacu tajuk rencana redaksi.

Pada masa perjuangan republik, bangsa ini hanya membuat gambar-gambar sebagai kompor semangat bertempur. Setelah kemerdekaan diakui dunia, lalu ketika bangsa ini bergeser kekuasaan, dari orde lama ke orde baru, pada masa transisi ini, kartun-kartun kritik mulai eksis digunakan untuk mempertajam pandangan redaksi.

Rabu, 29 Agustus 2012
Karikatur Online - Bisnis Yang Menggairahkan
Cartoon Conservative- Semenjak Internet mulai aktif di bumi ini, berbagai macam jenis pekerjaan dan transaksi berpindah prosedur. Dahulu transaksi terjadi dengan tatap muka, atau bertemu langsung kedua belah pihak, kemudian bekerja adalah datang dan berada di lokasi secara langsung.
Kini, ketika Internet sudah bisa diakses di rumah pribadi, maka bekerja bisa dilakukan di rumah, transaksi pun tidak perlu keluar kamar.
Kini, ketika Internet sudah bisa diakses di rumah pribadi, maka bekerja bisa dilakukan di rumah, transaksi pun tidak perlu keluar kamar.
Senin, 27 Agustus 2012
Ketika Lukisan Realis di'KARTUN'kan
Pernahkah Anda menonton
"Bean", film tahun 1997 yang diperankan si Rowan Atkinson ini
bercerita tentang dirinya yang berusaha memperbaiki lukisan namun malah merusaknya. (baca: meng"absurd"kannya). Kejadian itu kini menjadi kenyataan, simak beritanya
berikut ini :
Minggu, 26 Agustus 2012
Sekilas Mewujudnya Divisi Cartoon Conservative
Cartoon Conservative- Syahdan, suatu hari, seorang kawan mahasiswa bertanya kepada saya, apa sebenarnya gambar kartun itu? jenisnya apa saja? juga sejarahnya bagaimana?
Saat itu, saya sebagai mahasiswa juga, tidak bisa menjawab, karena memang tidak ada (atau saya yang belum menemukan) definisi yang akurat untuk menjelaskan "makhluk" berjuluk Kartun.
Sejak saat itu, saya keluar masuk beberapa perpustakaan di Yogyakarta. saya lalu membuka-buka Ensiklopedia, mulai dari Americana hingga Grolier, dari kamus Junior, hingga kamusnya Hasan Saddily.
Beberapa definisi mulai saya tulis dengan tangan, terutama definisi "Cartoon", "Carricature", "Comic", "Comic Strip", dan "Humor". kadangkala kata kunci "Illustration" juga saya catat.
Rabu, 15 Agustus 2012
Kartunis Pencipta Logo OI
Selama ini kita mengenal sosok kartunis sebagai seniman yang hanya menciptakan gambar-gambar kartun. Namun karena sifatnya yang kreatif, membuat seorang kartunis mempunyai daya cipta yang tinggi yang diwujudkan dalam berbagai bentuk produk, diantaranya Desain Logo. Kisah yang unik sekaligus pengalaman yang mendebarkan bagi sosok Is "Hio" Ariyanto, dalam penciptaan desain logo "OI", dapat memberikan multi inspirasi bagi kita, terutama para kartunis untuk bangga dan selalu mendayagunakan roh -roh kartun untuk dinamika kebudayaan Indonesia.
Simak artikel
selengkapnya dibawah ini :
Logo Oi menjadi “roh” dan spirit untuk bersatu
source :
TABLOI Edisi APRIL 2012
![]() |
| TABLOI Edisi April 2012 (FOTO/Sodik Oi Sragen) |
Logo Oi menjadi “roh” dan spirit untuk bersatu
Oleh: Hio Ariyanto, Pencipta Logo Oi & Ketua Oi Bento House Solo
Kamis, 02 Agustus 2012
Dialog dengan Mas Jitet Koestana...
![]() |
| Kartunnya Mas Jitet |
SP (Septa Cartoon) : wah..garis TKP itu dikembangkan terus oleh mas Jitet.. salut salut.
TET (Jitet Koestana) : Memang
harus seperti itu mas Septa Cartoon. Lebih baik mengembangkan kartun
yang bagus daripada sebaliknya. Dulu, waktu awal-awal aku menekuni
kartun, aku berprinsip demikian: Kartun
yang baik adalah kartun yang benar-benar baru dan kartun yang tidak
bisa dikembangkan lagi. sampai sekarang prinsip itu masih aku pegang.
Minggu, 29 Juli 2012
De Notenkraker, Majalah Karikatur ronde pertama
Cartoon Conservative - Menjelang Terbentuknya Republik.. adalah salah satu sumber informasi, bagaimana sepak terjang kartunis Belanda abad 18.. yang juga memihak pada kaum pribumi.
Buku ini memuat nama-nama kartunis misalnya : Albert Hahn, Johan Braakensiek, Leendert Jordaan, Tjerk Bottema, Walter serta Funke Kupper.
Diterbitkan di Jakarta, kerjasama dengan Institut of Social History, Amsterdam.
Buku ini memuat nama-nama kartunis misalnya : Albert Hahn, Johan Braakensiek, Leendert Jordaan, Tjerk Bottema, Walter serta Funke Kupper.
Diterbitkan di Jakarta, kerjasama dengan Institut of Social History, Amsterdam.
Minggu, 29 April 2012
Info Mini...tema : Kartun
Apa itu Kartun ?Bagaimana asal muasal istilah kartun, hingga hari ini istilah itu masih digunakan untuk menyebut salah satu karya seni rupa yang bergenre lucu ?
Mengapa istilah itu dibedakan oleh masyarakat kita dengan karikatur. Apapula karikatur itu?
Sebenarnya.. Siapa pula, pembuat gambar kartun (dalam pengertian kartun modern) yang pertama di negeri ini ? yang lalu membuat wabah kartun membumi dan melanda berbagai pelosok kampung, hingga ada yang namanya "Desa Kartunis" ?
Mengapa pula, ada yang tega membuat museum nya.. yaitu Museum Kartun.. di Bali sono.
Semua uneg-uneg... akan coba kita telusuri di buku kecil ini...(semoga bisa sedikit ber- TANGGUNG JAWAB atas beberapa TANGGUNG TANYA diatas. )
Jumat, 27 April 2012
Five Rule ... when you making a Gag cartoon
Salam Cartoon,
Dalam setiap membuat kartun, kadang kita kesulitan dalam meletakkan "the Key of Humor".
berikut ini ada beberapa saran, yang sedikit banyak berguna, terutama ketika kita membuat gambar kartun. silakan disimak :
Dalam setiap membuat kartun, kadang kita kesulitan dalam meletakkan "the Key of Humor".
berikut ini ada beberapa saran, yang sedikit banyak berguna, terutama ketika kita membuat gambar kartun. silakan disimak :
Selasa, 29 Desember 2009
How To Become A Cartoonist
So you want to become a cartoonist?
You have the talent. You've already bought the supplies. You even have a comfortable workspace in which to create. But what does a cartoonist do exactly?
What is a cartoonist?
As a cartoonist, you basically bring stories to life. Whether you're working on a comic strip or a feature-length animated movie, your job is to create a narrative using sequentially drawn frames. Not only must you have creative talent, but you also must possess a tremendous amount of patience. You must be meticulous and pay attention to every detail.
How do I become a cartoonist?
While talent is extremely important in the cartoon industry, so is proper training. Without credentials, it will be very difficult to get your foot in the door. Many employers only hire cartoonists who have attended art school. It's easy to see why when you look at current movies, shows, and comic strips. The stakes have gone up quite a bit in recent years, and studios are investing large sums of money into each new project. They only hire the best of the best. With solid credentials and a good education, your chances of employment and advancement go up substantially.
The right school
Unless you live right next to a famous art school, you might find it difficult to attend classes on a regular basis. Fortunately, getting a degree as a cartoonist has become much easier with online learning. Flexible class schedules, manageable workloads, and easy registration make Internet distance learning an easy option for thousands of professionals. With a click of your mouse, you could be well on your way to an exciting career as a serious cartoonist.
source: http://www.creativeartschools.com
You have the talent. You've already bought the supplies. You even have a comfortable workspace in which to create. But what does a cartoonist do exactly?
What is a cartoonist?
As a cartoonist, you basically bring stories to life. Whether you're working on a comic strip or a feature-length animated movie, your job is to create a narrative using sequentially drawn frames. Not only must you have creative talent, but you also must possess a tremendous amount of patience. You must be meticulous and pay attention to every detail.
How do I become a cartoonist?
While talent is extremely important in the cartoon industry, so is proper training. Without credentials, it will be very difficult to get your foot in the door. Many employers only hire cartoonists who have attended art school. It's easy to see why when you look at current movies, shows, and comic strips. The stakes have gone up quite a bit in recent years, and studios are investing large sums of money into each new project. They only hire the best of the best. With solid credentials and a good education, your chances of employment and advancement go up substantially.
The right school
Unless you live right next to a famous art school, you might find it difficult to attend classes on a regular basis. Fortunately, getting a degree as a cartoonist has become much easier with online learning. Flexible class schedules, manageable workloads, and easy registration make Internet distance learning an easy option for thousands of professionals. With a click of your mouse, you could be well on your way to an exciting career as a serious cartoonist.
source: http://www.creativeartschools.com
Langganan:
Postingan (Atom)







